Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM-KM FH) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar Sport Competition of Law Student (SCOOLS) 2026 sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga minggu tersebut melibatkan mahasiswa dari empat angkatan dan ditutup pada Minggu (25/10/2026) di Lapangan Unsika.
Ketua Pelaksana SCOOLS 2026, Azra Abinawa, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah untuk menjaring mahasiswa yang memiliki bakat di bidang olahraga, khususnya mahasiswa baru yang berpotensi mewakili FH Unsika dalam kompetisi di luar kampus.
“Latar belakangnya itu adalah sebagai sebuah wadah, sama karena kami kan ini event dari BEM, dari departemen olahraga. Itu sebuah wadah untuk menjaring atlet-atlet baru, khususnya bagi maba-maba yang baru masuk,” ujarnya saat diwawancarai secara langsung, Minggu (25/10/2026).
SCOOLS tahun ini mengangkat tema “The Beyond Limits, Big Dream, Drive Hard and Achieve Greatness.” Koordinator Divisi Acara, Rasya Zidan, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempererat hubungan antarangkatan.
“Selain dari memfasilitasi, acara olahraga ini, tentunya memfasilitasi juga tempat untuk saling bersaudara, silaturahmi antarangkatan, antarmahasiswa,” ujar Rasya saat diwawancarai secara langsung, Minggu (25/10/2026).
Rangkaian perlombaan meliputi Mobile Legends, PES, futsal, bola basket, dan bola voli. Panitia juga mengadakan lomba menghias tumpeng yang melibatkan perwakilan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) FH Unsika. Jumlah peserta tahun ini mencapai 210 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sekitar 180 peserta.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi kendala pengaturan waktu karena pertandingan tidak selalu berjalan sesuai susunan acara. Rasya menyebut perubahan jadwal menjadi salah satu tantangan yang harus diatasi selama kegiatan berlangsung.
“Kalau dari saya, tantangan sendiri mungkin terkait waktu. Kadang waktu tidak sesuai dengan rundown, itu tantangan sendiri untuk kami tim panitia untuk merubah rundown-nya agar sesuailah dengan perlombaan-perlombaan,” katanya.

Hasil kreasi tumpeng peserta dalam lomba menghias tumpeng, Minggu (25/10/2026).
Sementara itu, salah satu panitia yang bertugas menangani perlombaan SCOOLS 2026, Laila Prameswari Utami, turut menyoroti pengaturan waktu dan potensi perselisihan antarpeserta. Ia mengatakan panitia perlu mengantisipasi kemungkinan tersebut agar pertandingan tetap berjalan kondusif.
“Ya, biasanya permasalahan paling utama itu terkait waktu. Jadi, gimana kita harus bisa memanajemen, terkait gimana kalau misalnya nanti ada kemunduran waktu. Jadi, dari kita juga harus punya persiapan yang pasti untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Laila saat diwawancarai secara langsung, Minggu (25/10/2026).
Untuk menjaga jalannya pertandingan, panitia menyiapkan wasit atau dewan juri yang memahami aturan dan sistem penilaian setiap cabang lomba. Rasya juga menegaskan bahwa peserta telah diingatkan untuk menjunjung sportivitas sebelum pertandingan dimulai.
“Kita menghimbau kepada seluruh peserta bahwasanya harus mengedepankan fair play, respect, dan saling menghargai juga setiap perlombaan. Walaupun ini perlombaan, bagaimanapun juga kita keluarga mahasiswa Fakultas Hukum,” ujarnya.
Dari sisi salah satu peserta mahasiswa Program Studi (prodi) Ilmu Hukum angkatan 2025, Muhammad Fahri Dwi Wahyudi, yang mengikuti lomba futsal, mengatakan bahwa keikutsertaannya bertujuan membawa nama angkatan sekaligus mempererat hubungan dengan mahasiswa lain.
“Pastinya buat mewakili angkatan dan juga buat menjunjung silaturahmi kepada semua angkatan,” ujar Fahri saat diwawancarai secara langsung, Minggu (25/10/2026).
Sementara itu, mahasiswa prodi Ilmu Hukum angkatan 2024 sekaligus Ketua Umum Forum Diskusi Ilmiah Hukum (FDIH) yang menjadi perwakilan ormawa dalam lomba menghias tumpeng, Mahardika Yusuf Firdaus, menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan di luar kegiatan akademik.
“Kalau untuk lomba tumpeng sendiri, saya rasa ini momen yang seru untuk kita sama-sama menjaga keharmonisan di lingkup teman-teman ormawa. Kita bonding juga, seru-seruan, dan saya ingin terlibat secara langsung menikmati euforia dan momen bareng teman-teman,” ucapnya saat diwawancarai secara langsung, Minggu (25/10/2026).
Mahardika juga menilai penyelenggaraan SCOOLS tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau untuk SCOOLS tahun ini bisa dibilang sangat bagus, lebih dari yang tahun kemarin. Tahun ini aku lihat makin keren, makin heboh euforianya juga makin hebat,” ujarnya.
Untuk penyelenggaraan berikutnya, Rasya berharap SCOOLS dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan pilihan perlombaan yang semakin beragam agar lebih banyak mahasiswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya.
“Harapannya SCOOLS tetap berjalan tiap tahun ke tahunnya, perlombaannya makin banyak, agar mahasiswa Fakultas Hukum yang belum bisa menyalurkan bakat dan minatnya bisa tersalurkan di SCOOLS yang akan datang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Laila berharap partisipasi mahasiswa semakin luas sehingga kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan di luar akademik.
“Harapannya partisipasi dari anak-anak Fakultas Hukum ini semakin luas, semakin banyak. Karena ini kan sebagai bentuk mengasah kemampuan kita di luar akademik,” tuturnya.
Melalui SCOOLS 2026, mahasiswa FH Unsika mendapat ruang untuk mengembangkan minat di luar akademik sekaligus mempererat hubungan antar angkatan dan ormawa melalui kompetisi dan kegiatan bersama.
(CCR, MIO)