
Sumber: music.youtube.com
Identitas Lagu
Judul Lagu: 33x
Penyanyi atau Band: Perunggu
Penulis Lirik: Adam Adenan, Ildo Hasman, Maul Ibrahim
Produser: Perunggu
Label Rekaman: Sun Eater
Genre: Indie rock/alternatif
Tahun Rilis: 2022
Durasi Lagu: 7 menit 15 detik
Album: Memorandum
Pendahuluan
Lagu ‘33x’ dari Perunggu menjadi salah satu karya yang cukup menarik perhatian publik, terutama para pendengar musik indie Indonesia. Aransemennya sangat sederhana tetapi emosional, lagu ini dapat menciptakan suasana menenangkan. Liriknya juga membuka banyak kemungkinan makna, sehingga setiap pendengar bisa menafsirkannya dengan cara yang berbeda, baik berdasarkan pengalaman pribadi maupun keadaan emosional.
Bagi penulis, lagu ini relevan karena membahas mengenai pentingnya jeda dalam kehidupan, menggambarkan kondisi ketika seseorang berada pada fase lelah, bingung, dan membutuhkan jeda. Tidak semua hal harus dijalani dengan terburu-buru, ada kalanya seseorang perlu berhenti sejenak untuk menenangkan diri, sebelum kembali melanjutkan perjalanan yang ada di hadapannya.
Interpretasi Lagu
Lagu ini menggambarkan kehidupan sebagai rangkaian pengalaman yang terus berulang. Seseorang dapat mengalami kegagalan, berusaha bangkit, lalu kembali menghadapi tantangan serupa. Proses menjadi bagian penting dalam pembelajaran hidup yang masih terus dijalani.
Penggunaan angka ‘33x’ sebagai judul, dipahami sebagai representasi pengulangan sekaligus memiliki nuansa spiritual yang berkaitan dengan zikir dan ketenangan batin, menjadikan lagu ‘33x’ sebagai ajakan merenung dan menenangkan diri di tengah dinamika kehidupan.
Melalui lirik ‘melamban bukanlah hal yang tabu, kadang itu yang kau butuh, bersandar hibahkan bebanmu’, memberikan pesan yang menenangkan. Melambat dipandang sebagai hal yang wajar, bahkan diperlukan agar seseorang dapat memulihkan diri dan menemukan kembali arah tujuan.
Kemudian lirik ‘kelak kau kan mengingat yang membawamu kesini, kami pernah di situ, di posisimu, helakan kesahmu’, menunjukkan adanya empati. Lagu ini menggambarkan pengalaman sulit juga dialami oleh banyak orang. Oleh karena itu, perasaan lelah dan keluh kesah merupakan hal yang manusiawi.
Kelebihan
Kelebihannya yaitu terletak pada suasana yang hangat dan penuh refleksi. Aransemen musik yang sederhana juga mendukung penyampaian lirik sehingga pesan dapat disampaikan dengan jelas oleh pendengar. Liriknya juga penuh empati dan pendengar dapat merasakan pengalaman tersebut sebagai hal yang tidak asing.
Kekurangan
Penggunaan simbol angka ‘33’ terasa asing dan tidak langsung dipahami oleh semua pendengar apalagi orang awam. Selain itu, pola pengulangan dalam lagu ini berpotensi menimbulkan kesan monoton, terutama bagi pendengar yang lebih menyukai variasi musikal dinamis.
Kesimpulan
Lagu ‘33x’ dari Perunggu menjadi lagu refleksi tentang proses kehidupan yang penuh dengan pengulangan, kelelahan, dan upaya untuk bangkit kembali. Lagu ini mengingatkan bahwa melambat merupakan bagian yang wajar dalam perjalanan hidup. Bagi penulis, lagu ini layak di dengar kepada orang yang sedang berada dalam fase lelah, overthinking atau bimbang karena lagu ini menghadirkan ketenangan sekaligus mendorong pendengar untuk memahami bahwa setiap proses memiliki maknanya tersendiri.
Penulis: AHN
Desainer: Irfan Fadhilah Husaeni